<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>My World</title>
	<atom:link href="http://onepe.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://onepe.wordpress.com</link>
	<description>Long life Learning</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Apr 2008 00:33:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='onepe.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/861b76251861e5bddba420eec788e32f?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>My World</title>
		<link>http://onepe.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>What do U think ??</title>
		<link>http://onepe.wordpress.com/2008/04/05/what-do-u-think/</link>
		<comments>http://onepe.wordpress.com/2008/04/05/what-do-u-think/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 00:31:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onepe</dc:creator>
				<category><![CDATA[INSPIRING WORDS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onepe.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[&#60;img src=&#8221;http://onepe.files.wordpress.com/2008/04/misteri-illahi1.jpg?w=400&#8243; alt=&#8221;subhanallah&#8221; title=&#8221;misteri-illahi1&#8243; width=&#8221;400&#8243; height=&#8221;339&#8243; class=&#8221;alignnone size-medium wp-image-33&#8243;
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=34&subd=onepe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href='http://onepe.files.wordpress.com/2008/04/misteri-illahi1.jpg'>&lt;img src=&#8221;http://onepe.files.wordpress.com/2008/04/misteri-illahi1.jpg?w=400&#8243; alt=&#8221;subhanallah&#8221; title=&#8221;misteri-illahi1&#8243; width=&#8221;400&#8243; height=&#8221;339&#8243; class=&#8221;ali<strong><em>gnnone size-medium wp-image-33&#8243;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/onepe.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/onepe.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onepe.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onepe.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onepe.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onepe.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onepe.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onepe.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onepe.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onepe.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onepe.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onepe.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=34&subd=onepe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onepe.wordpress.com/2008/04/05/what-do-u-think/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a8379a17bce6be6d4d537a523127435b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onepe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TOTALITAS SANG PECINTA</title>
		<link>http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/totalitas-sang-pecinta/</link>
		<comments>http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/totalitas-sang-pecinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2008 03:17:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onepe</dc:creator>
				<category><![CDATA[INSPIRING WORDS]]></category>
		<category><![CDATA[Kebanggaan]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[totalitas yang akan mengantarkan kita menjadi yang terb]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/totalitas-sang-pecinta/</guid>
		<description><![CDATA[TOTALITAS SANG PECINTA
 
Apa kabar wahai para ‘pecinta’ ? semoga bunga ditaman hatimu semakin bersemi hingga wanginya tersebar dari setiap senyuman yang engkau semaikan dengan penuh ketulusan. Seulas senyum yang pancarkan cahaya hingga mampu sibakan awan kedukaan yang selama ini terus menggantung. Senandungkan nada-nada kasih yang kembalikan semangat untuk terus berjuang hadapi segala coba dan lara.
Wahai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=26&subd=onepe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><b><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">TOTALITAS SANG PECINTA</span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Apa kabar wahai para ‘pecinta’ ? semoga bunga ditaman hatimu semakin bersemi hingga wanginya tersebar dari setiap senyuman yang engkau semaikan dengan penuh ketulusan. Seulas senyum yang pancarkan cahaya hingga mampu sibakan awan kedukaan yang selama ini terus menggantung. Senandungkan nada-nada kasih yang kembalikan semangat untuk terus berjuang hadapi segala coba dan lara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Wahai sahabat…saya gunakan istilah ‘pecinta’ bukan karena<span>  </span>ingin anda ber-melankolis ria, melainkan karena kedahsyatan ‘cinta’ itu sendiri. </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Andai di dunia ini tidak ada cinta, maka hidup akan serasa gersang, hampa dan tidak ada dinamika. Cinta bisa membuat sesuatu yang berat menjadi ringan, yang sulit menjadi sederhana, permusuhan menjadi perdamaian dan yang jauh menjadi dekat. </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Itulah gambaran kekuatan cinta.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Sahabat…sesungguhnya profesi kita (perawat/ners) dibangun dari setiap helaan kasih sayang, kepedulian, dan ketulusan untuk meringankan beban penderitaan sesama. Hal inilah yang kemudian sang <i>founding mother </i>keperawatan, Rufaidah bint Sa’ad<span>  </span>merelakan dirinya terjun menolong korban perang, mencurahkan segala perhatian dan kasihnya..<span>  </span>Cintanyalah yang membuat ia berani mengambil resiko kematian yang setiap saat mengintai dalam kancah peperangan yang ia ikuti. Senyuman itulah yang selalu terpancar dari ketulusan hatinya ketika mengunjungi pelosok-pelosok perkampungan yang membutuhkan pertolongannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Sahabat …coba jujurlah pada nuranimu, apa yang engkau rasakan ketika mendengar kata-kata ‘perawat’? Apakah perawat adalah sesosok ‘malaikat’ yang senantiasa dirindukan kehadirannya oleh pasien yang terbaring lemah dalam sakitnya ? Ataukah seorang yang sangat menjengkelkan, dengan muka masam dan kata-kata yang sering menyakitkan ?&#8230;Apakah ia seorang profesional dengan performance yang meyakinkan sehingga bisa duduk setara dengan dokter..? ataukah ia sekedar pesuruh yang hanya bisa berkata <i>yes sir… no</i> <i>sir </i><span> </span>tanpa tahu apa yang sedang ia lakukan… ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Sekali lagi kawan…mantapkah engkau tetapkan pilihan untuk menjadi seorang perawat ? Padahal mungkin tidak sedikit <span> </span>masyarakat yang masih memandang sebelah mata akan profesi ini. Ataukah ini pelarian karena tidak bisa masuk di profesi yang menurut pandangan anda jauh lebih terhormat…?<span>  </span>Jujur wahai sahabat…pertanyaan-pertanyaan itulah yang selalu berkecamuk didalam hati saya tatkala masih menjadi mahasiswa baru disebuah instiusi keperawatan (Akper tepatnya). Sampai kemudian Allah membukakan mata hati ini, ketika mulai berinteraksi dengan pasien-pasien di sebuah Rumah Sakit. Betapa ternyata hubungan hati yang penuh dengan ketulusan merupakan obat tersendiri bagi pasien yang kita rawat. Betapa bahagianya hati ini ketika bisa melihat senyuman mereka kembali merekah <span> </span>Yup…<i>unforgettable experience</i> yang membuat saya yakin bahwa inilah jalan terbaik yang Allah berikan. Ketetapan hati yang membuat saya tidak ingin menjadi perawat yang biasa-biasa saja (saat itu lulusan S-1 termasuk manusia langka), untuk itulah saya bertekad untuk ikut UMPTN walau dengan persiapan apa adanya. Pilihan yang dilematis karena pelaksanaan UMPTN berbarengan dengan ujian akhir semester, jika saya ikut UMPTN maka dipastikan nilai UAS saya akan jeblok.<span>  </span>Alhamdulillah dengan keyakinan bahwa Allah membantu saya, akhirnya bisa lolos dan diterima di UGM. Sebuah keyakinan yang mewujudkan salah satu <i>fuzzle</i> sebuah impian besar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Sahabat…perawat adalah orang yang paling dekat dengan pasien, dan memang harusnya demikian. Menjadi pendengar yang baik, akan keluh kesah yang sering terlontar dari tubuh-tubuh mereka yang mulai ringkih oleh penyakitnya. Menjadi guru yang sabar menjelaskan setiap tanya yang terlontar. Seorang ibu yang dengan tulus ‘menghapus’ derai air mata kegelisahannya. Wajahnya seakan tak pernah kering menyirami hati-hati yang haus dengan setiap ‘sentuhan’ ketulusan. Cinta yang terpancar akan menjadi sebuah kekuatan yang membangkitkan semangat untuk terus bertahan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Sahabat…walaupun keperawatan dinegeri tercinta ini memiliki sejarah yang tidak cemerlang, bahkan tertinggal puluhan tahun dari negeri tetangga, akan tetapi kini fajar mulai menyingsing. Dinamika dunia keperawatan mulai menampakan geliatnya, kalau dulu kuliah S1 atau S2 harus terbang ke negeri sebrang, kini kita bisa menikmati dinegeri sendiri. Demikian pula dengan lulusan S1 yang sudah menjadi ‘barang’ biasa dan bisa ditemuai dimana saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Jalan masih jauh kawan, masih ada ngarai dan gunung yang harus didaki. Masih banyak puzzle-puzzle impian kita yang belum tersusun. Mungkin saat ini kita masih berkata : “Bagaimana bisa, kuliah aja belum lulus.., IP saja masih satu koma…emangnya perawat bisa apa.. paling cumin nyuntik udah beres…”.<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Sahabat…tidak ada yang bisa kita lakukan pertama kali, kecuali meyakini bahwa “<b><i>Keperawatan adalah anugrah ‘terbaik’ yang Allah berikan kepada<span>  </span>saya, dan saya akan menjadikan ia (keperawatan) sebagai yang terbaik diantara yang lain</i></b>”. Kebanggaan, semangat, totalitas yang akan mengantarkan kita menjadi yang terbaik.<span>  </span>Renungkan wahai kawan …”<b><i>Kebesaran Seseorang tidak ditentukan oleh bidang profesi (dokter, perawat, pilot, tentara), melainkan seberapa besar totalitas dan komitmen terhadap profesinya</i></b>”. Tidak ada profesi/pekerjaan yang lebih rendah atau lebih tinggi, semuanya sama, sebagaimana Allah telah menciptkan manusia dalam keadaan beraneka ‘warna’. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Saya yakin seandainya anda ditawari pekerjaan, maka anda akan memilih sebagai dokter dibandingkan sebagai pedagang ayam goreng, Why..? karena dipandangan umum pekerjaan dokter lebih terhormat dari sekedar seorang pedagang ayam goreng. Oke…tapi apakah anda tetap dengan pilihan anda jika yang ditawarkan adalah kedudukan sebagai direktur utama <i>Kentucky Fried Chicken </i>? Jujur…apakah anda berani menolaknya ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Sahabat…KFC bisa berkembang menjadi besar karena komitmen, semangat, totalitas yang dilandasi oleh cnta dan keyakinan terhadap pekerjaannya itu. Sekali lagi cinta membuat yang lemah menjadi kuat, yang kecil menjadi besar, merubah <i>mission impossible </i>menjadi<i> nothing impossible </i>. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Sekali lagi sahabat…jika engkau masih berjuang dengan penuh keragu-raguan, jangan bermimpi untuk memenangkan pertempuran ini. Lepaskan seluruh belenggu, dan yakinkan dalam hati bahwa pilihan ini (perawat)<span>  </span>adalah yang terbaik untuk saya. Ingat wahai kawan <b><i>Allah lebih mengenal diri kita jauh lebih baik dari kita sendiri, Ia lebih tahu siapa kita, potensi kita, dan dimanakah kita akan menjadi yang terbaik</i></b>. Tidak ada yang bisa kita lakukan kecuali <b><i>menanamkan keyakinan bahwa kita akan menjadi ‘manusia <span> </span>besar’</i></b> dengan profesi ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Jika sudah yakin, kini saatnya membuktikan kepada dunia tentang kebenaran keyakinanmu itu. Bersikaplah sebagaimana orang-orang besar berusaha mewujudkan impiannya. Berjuanglah dengan penuh cinta dan keyakinan tentang kesuksesan yang tak terbatas. Bertahanlah terhadap segala cemooh sebagaimana Rosullullah, karena itu hanyalah sebutir debu dalam beningnya cermin hatimu yang kian benderang. Teruslah maju karena waktu tak pernah rela menunggu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:27pt;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Kawan jangan hanya puas menjadi saksi sejarah, akan tetapi jadilah pelaku sejarah yang ikut andil sebagai penyusun puzzle impian keperawatan Indonesia. Sekali lagi kawan, berjuanglah dengan penuh cinta dan keikhlasan. Hanya kepada Allahlah kita berharap, untuk tercapainya impian yang selama ini terus membayang. Jangan tunggu orang lain, kalau bukan kita siapa lagi. Mulai saat ini kawan…jangan tunda lagi…Mari eratkan genggaman, dan berteriaklah dengan semangat yang terus berkobar…”KAMI PASTI BISA…”</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Times New Roman';">ALLAHU AKBAR….ALLAHU AKBAR…ALLAHU AKBAR….</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/onepe.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/onepe.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onepe.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onepe.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onepe.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onepe.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onepe.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onepe.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onepe.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onepe.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onepe.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onepe.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=26&subd=onepe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/totalitas-sang-pecinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a8379a17bce6be6d4d537a523127435b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onepe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MATAHARI, BULAN, &amp; BINTANG</title>
		<link>http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/matahari-bulan-bintang/</link>
		<comments>http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/matahari-bulan-bintang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2008 03:15:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onepe</dc:creator>
				<category><![CDATA[INSPIRING WORDS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/matahari-bulan-bintang/</guid>
		<description><![CDATA[MATAHARI, BULAN, &#38; BINTANG
 
 
Wahai bulan apakah engkau kesepian jalani malam-malam sunyimu
Adakah asa untuk dapatkah secercah asa dari gemerlapnya bintang disana yang hanya memandang pasrah
Wahai bulan apakah ada rasa ingin kembali
Ungkapkan rasa yang kini terpendam entah kemana
 
Sungguh hati ini tak mungkin berdusta, jika rasa ada menggema
Duhai Allah Pencipta alam semesta
Engkau ciptakan bulan tuk berbagi dengan mentari
Engkau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=25&subd=onepe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><b>MATAHARI, BULAN, &amp; BINTANG</b></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"> <br />
Wahai bulan apakah engkau kesepian jalani malam-malam sunyimu</p>
<p class="MsoNormal">Adakah asa untuk dapatkah secercah asa dari gemerlapnya bintang disana yang hanya memandang pasrah</p>
<p class="MsoNormal">Wahai bulan apakah ada rasa ingin kembali</p>
<p class="MsoNormal">Ungkapkan rasa yang kini terpendam entah kemana</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Sungguh hati ini tak mungkin berdusta, jika rasa ada menggema</p>
<p class="MsoNormal">Duhai Allah Pencipta alam semesta</p>
<p class="MsoNormal">Engkau ciptakan bulan tuk berbagi dengan mentari</p>
<p class="MsoNormal">Engkau ciptakan mentari tuk pantulkan cahaya atas dirinnya</p>
<p class="MsoNormal">Tak mungkin dia kan bersinar, jika mentari enggan menyapa</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Wahai bulan, apakah jadinya malam tanpa kehadiranmu</p>
<p class="MsoNormal">Tak kusaksikan lagi, indahnya langit bergayut mega yang memerah saga menemanimu</p>
<p class="MsoNormal">Takusaksikan lagi indahnya senyummu menatapku penuh harap</p>
<p class="MsoNormal">Tak kusaksikan lagi lembutnya suaramu saat menjawab tanyaku yang tak pernah terjawab.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Wahai bulan, kutahu jika diri ini bukanlah mentari yang menjadi impianmu</p>
<p class="MsoNormal">Yang mampu membuatmu tampak bersinar membuncah</p>
<p class="MsoNormal">Hingga mengundak decak setiap kali memandang cahayamu</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Aku hanyalah bintang yang hanya mampu berkedip</p>
<p class="MsoNormal">Hanya harap yang terucap dalam untaian doa</p>
<p class="MsoNormal">Agar cahaya abadi untukmu</p>
<p class="MsoNormal">Bukan sekedar pantulan dari panasnya sang mentari</p>
<p class="MsoNormal">Aku hanyalah bintang</p>
<p class="MsoNormal">Yang akan menemanimu setiap kau mulai resah</p>
<p class="MsoNormal">Dengan mentari yang tak mungkin bersatu.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal" align="right"> <b><i><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">Kranji, disuatu senja…</span></i></b></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/onepe.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/onepe.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onepe.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onepe.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onepe.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onepe.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onepe.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onepe.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onepe.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onepe.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onepe.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onepe.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=25&subd=onepe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/matahari-bulan-bintang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a8379a17bce6be6d4d537a523127435b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onepe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MUTIARA DIRELUNG HATI</title>
		<link>http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/mutiara-direlung-hati/</link>
		<comments>http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/mutiara-direlung-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2008 03:12:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onepe</dc:creator>
				<category><![CDATA[INSPIRING WORDS]]></category>
		<category><![CDATA[Hamba takut…jika asa ini hanyalah sepercik laknat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/mutiara-direlung-hati/</guid>
		<description><![CDATA[MUTIARA DIRELUNG HATI
&#160;
Setiap hembus nafas mendesah angan
Setiap detak jantung berdegup asa
Lintasan hati yang tak bisa berpaling
Akan kemilaunya  sebuah impian
&#160;
Berharap sepenuh untaian selaksa asa
Mengalir bersama derasnya air mata doa
Menghentak setiap sendi-sendi hati
Menghujam rajam, luluhkan jiwa
&#160;
Seutas kata tak lagi bermakna
Selain semburat resah dari hati yang kian merona
Mungkinkah ia kan mampu direngkuh
Mungkinkan ia kan terus dan terus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=24&subd=onepe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><b>MUTIARA DIRELUNG HATI</b></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Setiap hembus nafas mendesah angan</p>
<p class="MsoNormal">Setiap detak jantung berdegup asa</p>
<p class="MsoNormal">Lintasan hati yang tak bisa berpaling</p>
<p class="MsoNormal">Akan kemilaunya<span>  </span>sebuah impian</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Berharap sepenuh untaian selaksa asa</p>
<p class="MsoNormal">Mengalir bersama derasnya air mata doa</p>
<p class="MsoNormal">Menghentak setiap sendi-sendi hati</p>
<p class="MsoNormal">Menghujam rajam, luluhkan jiwa</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Seutas kata tak lagi bermakna</p>
<p class="MsoNormal">Selain semburat resah dari hati yang kian merona</p>
<p class="MsoNormal">Mungkinkah ia kan mampu direngkuh</p>
<p class="MsoNormal">Mungkinkan ia kan terus dan terus tergenggam</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Ya..Robb</p>
<p class="MsoNormal">Begitu lemahkan hati ini…</p>
<p class="MsoNormal">Begitu rapuhkan jiwa ini…</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Sungguh ya..Robb</p>
<p class="MsoNormal">Hamba takut…jika angan ini hanyalah bisikan syetan</p>
<p class="MsoNormal">Hamba takut…jika asa ini hanyalah sepercik laknat</p>
<p class="MsoNormal">Hamba takut…jika hasrat ini lemparkanku dari belaianMu</p>
<p class="MsoNormal">Hamba takut…jika ia kan menghapus namaMu dari relung-relung qolbu</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Sungguh, hamba berharap ya Robb..</p>
<p class="MsoNormal">Ia mutiara yang hiasi indahnya asmaMu</p>
<p class="MsoNormal">Ia peneduh hati tatkala matahari bersinar terik</p>
<p class="MsoNormal">Ia<span>  </span>penguat jiwa tatkala, hati mulai melemah</p>
<p class="MsoNormal">Ia penghias jiwa dengan sinarnya yang biaskan kemilaunya mentari</p>
<p class="MsoNormal">Ia anugrah terindah yang Engkau persembahkan tuk buka setiap pintu syurgaMu</p>
<p class="MsoNormal">Yah…Ia adalah sebutir <b>mutiara di relung hati</b></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">Kranji, 28 Januari 2008</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/onepe.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/onepe.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onepe.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onepe.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onepe.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onepe.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onepe.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onepe.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onepe.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onepe.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onepe.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onepe.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=24&subd=onepe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/mutiara-direlung-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a8379a17bce6be6d4d537a523127435b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onepe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ANTARA KESUCIAN CINTA DAN GELORA SANG NAFSU</title>
		<link>http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/antara-kesucian-cinta-dan-gelora-sang-nafsu/</link>
		<comments>http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/antara-kesucian-cinta-dan-gelora-sang-nafsu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2008 03:10:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onepe</dc:creator>
				<category><![CDATA[INSPIRING WORDS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onepe.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[ANTARA KESUCIAN CINTA DAN GELORA SANG NAFSU
 
Sekali kita menengok ke kedalaman nurani kita. Cobalah bertanya kepada beningnya jiwa, bagaimanakah bentuk cinta yang sesungguhnya. Atau bertanyalah kepada merahnya darah, seberapa panaskah nafsu mampu membakar kesucian dirinya. Setiap gerak adalah pilihan, sebagaimana kita mencoba mendapatkan yang terbaik. Betapa jiwa demikian bergetar tatkala diri tak lagi bernilai dihadapan-Nya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=23&subd=onepe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b>ANTARA KESUCIAN CINTA DAN GELORA SANG NAFSU</b></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Sekali kita menengok ke kedalaman nurani kita. Cobalah bertanya kepada beningnya jiwa, bagaimanakah bentuk cinta yang sesungguhnya. Atau bertanyalah kepada merahnya darah, seberapa panaskah nafsu mampu membakar kesucian dirinya. Setiap gerak adalah pilihan, sebagaimana kita mencoba mendapatkan yang terbaik. Betapa jiwa demikian bergetar tatkala diri tak lagi bernilai dihadapan-Nya. Ataukah justru acuh meski kemurkaan-Nya tak terhitungkan.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Wahai jiwa yang mencoba kembali bersihkan diri, adakah engkau benar ikhlas untuk menggapai itu semua. Atau hanya semu belaka, sekedar ingin membuktikan bahwa engkau masih hormat pada-Nya.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Sungguh cinta tak kan pernah suci, jika darah masih menggenggam geram. Demikian pula angan kian melayang tatkala kau buai aku dengan indahnya khayalan. Begitu banyak hari berlalu tapi entah kemana hendak dituju. Mana yang angkau pilih. Putihnya hati atau gelora nafsu menggantang angan.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Wahai hati yang ingin kembali suci relakah jika ini terus menghantui diri. Bukankah engkau ingin tenang menata diri. Kemanakah lagi kaki ini hendak melangkah, jika jalan terjal dan ngarai curam yang kian menghadang. Meskikah ku berteriak kepada awan, antarkan diri kelaut lepas membiru. Terbang dengan sayap sekokoh sang elang. Ataukah kupasrahkan saja pada angin yang kini enggan berhembus. Biarkan raga ini terkulai lemah dengan penantian panjang akan nasib yang belum tentu adanya.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Hidup adalah pasangan yang tak bisa berdiri tanpa adanya perpaduan. Jika hati hendak berkata:”wahai cinta cukupkah engkau dalam hatiku, butuhkah aku akan gelora merahnya darah”. Engkaupun tersenyum sembari berucap lirih: “Wahai Tuan maukah hidup ini engkau habiskan tanpa ada semangat atau hasrat yang hendak kau capai ? “. Hatikupun segera menyahut ”Tentu tidak wahai cinta, hidup seperti apakah itu. Mati segan hidup tak mau”. Kembali engkau tersenyum ”Begitulah Tuan, nafsu adalah senjata agar jiwa selalu berwarna. Kunci ada padamu Tuan, seberapa pintar engkau menata warna itu sehingga membentuk mahakarya lukisan yang tak ternilai. Sedangkan aku akan membuatnya kian abadi”.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Nafsu adalah warna-warna kehidupan yang menghiasi perjalanan panjang kita didunia. Dan cinta adalah perekatnya sehingga ia kian abadi memancarkan keagungan pribadi diri. Nafsu dan cinta hendaknya berjalan seiringan menuju keridloan-Nya yang tak pernah surut.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">Kranji, 4 November 2007</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/onepe.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/onepe.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onepe.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onepe.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onepe.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onepe.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onepe.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onepe.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onepe.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onepe.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onepe.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onepe.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=23&subd=onepe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onepe.wordpress.com/2008/01/29/antara-kesucian-cinta-dan-gelora-sang-nafsu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a8379a17bce6be6d4d537a523127435b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onepe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GURUKU YANG HEBAT</title>
		<link>http://onepe.wordpress.com/2008/01/26/guruku-yang-hebat/</link>
		<comments>http://onepe.wordpress.com/2008/01/26/guruku-yang-hebat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jan 2008 04:21:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onepe</dc:creator>
				<category><![CDATA[MY STORY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onepe.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Afik, 5 tahun, dengan penuh semangat..
&#8220;Ade punya ustadzah baiiiik..banget. nggak pernah marah kaya ibu he..he..
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=16&subd=onepe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Afik, 5 tahun, dengan penuh semangat..</p>
<p>&#8220;Ade punya ustadzah baiiiik..banget. nggak pernah marah kaya ibu he..he..</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/onepe.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/onepe.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onepe.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onepe.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onepe.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onepe.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onepe.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onepe.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onepe.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onepe.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onepe.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onepe.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=16&subd=onepe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onepe.wordpress.com/2008/01/26/guruku-yang-hebat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a8379a17bce6be6d4d537a523127435b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onepe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GAGAL NAFAS</title>
		<link>http://onepe.wordpress.com/2007/09/17/gagal-nafas/</link>
		<comments>http://onepe.wordpress.com/2007/09/17/gagal-nafas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Sep 2007 03:43:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onepe</dc:creator>
				<category><![CDATA[LECTURER NOTES]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onepe.wordpress.com/2007/09/17/gagal-nafas/</guid>
		<description><![CDATA[Infark Miokard Akut (AMI)
IWAN PURNAWAN, S.Kep,. Ns.


A. DEFINISI
AMI merupakan kondisi kematian pada miokard (otot jantung) akibat dari aliran darah ke bagian otot jantung terhambat. AMI  merupakan penyebab kematian utam bagi laki-laki dan perempuan di USA. Diperkirakan lebih dari 1 juta orang menderita  infark miokard setiap tahunnya dan lebih dari 600 orang meninggal akibat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=13&subd=onepe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h1 align="center"><span style="font-size:18pt;">Infark Miokard Akut (AMI)</span></h1>
<p align="center"><b><span style="font-size:18pt;"></span></b><b><span style="font-size:8pt;"><font face="Times New Roman">IWAN PURNAWAN, S.Kep,. Ns.</font></span></b></p>
<p align="center"><b><span style="font-size:8pt;"></span></b></p>
<p align="center"><b></b></p>
<h2 align="left"><span style="font-size:11pt;color:windowtext;font-family:'Times New Roman';">A. DEFINISI</span></h2>
<p><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">AMI merupakan kondisi kematian pada miokard (otot jantung) akibat dari aliran darah ke bagian otot jantung terhambat. </font></span><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">AMI <span> </span>merupakan penyebab kematian utam bagi laki-laki dan perempuan di USA. Diperkirakan lebih dari 1 juta orang menderita<span>  </span>infark miokard setiap tahunnya dan lebih dari 600 orang meninggal akibat penyakit ini. </font></span><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">Untungnya saat ini terdapat pengobatan mutakhir bagi heart attack yang dapat menyelamatkan nyawa dab mencegah kecacatan yang disebabkannya. Pengobatan paling efektive bila dimulaai dalam 1 jam dari permulaan gejala. So jika menemui ada orang yang mengalami serangan jantung segera hubungi 911 atau di Indonesia 118.</font></span></p>
<h3><span style="font-size:11pt;color:windowtext;font-family:'Times New Roman';">B. ETIOLOGI</span><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;color:windowtext;font-family:'Times New Roman';">:</span></h3>
<p style="margin:4.75pt 0;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Intinya AMI terjadi jika suplai oksigen yang<span>  </span>tidak sesuai dengan kebutuhan tidak tertangani dengan baik sehingga menyebabkab kematian sel-sel jantung tersebut. Beberapa hal yang menimbulkan gangguan oksigenasi tersebut diantaranya:</font></p>
<h3 class="TulisanNormal">1. Berkurangnya suplai oksigen ke miokard.</h3>
<p style="margin:4.75pt 0;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman"><span>            </span>Menurunya suplai oksigen disebabkan oleh tiga factor, antara lain:</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 54pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman"><span>a.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"><font size="3">       </font></span></span>Faktor pembuluh darah </font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 54pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Hal ini berkaitan dengan kepatenan pembuluh darah sebagai jalan darah mencapai sel-sel jantung. Beberapa hal yang bisa mengganggu kepatenan pembuluh darah diantaranya: atherosclerosis, spasme, dan arteritis.</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 54pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Spasme pembuluh darah bisa juga terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya, dan biasanya dihubungkan dengan beberapa hal antara lain: (a) mengkonsumsi obat-obatan tertentu; (b) stress emosional atau nyeri; (c) terpapar suhu dingin yang ekstrim, (d) merokok.</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 54pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman"><span>b.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"><font size="3">       </font></span></span>Faktor Sirkulasi</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 54pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Sirkulasi berkaitan dengan kelancaran peredaran darah dari jantung keseluruh tubuh sampai kembali lagi ke jantung. Sehingga hal ini tidak akan lepas dari factor pemompaan dan volume darah yang dipompakan. Kondisi yang menyebabkan gangguan pada sirkulasi diantaranya kondisi hipotensi. Stenosis maupun isufisiensi yang terjadi pada katup-katup jantung (aorta, mitrlalis, maupun trikuspidalis) menyebabkan menurunnya cardac out put (COP). Penurunan COP yang diikuti oleh penurunan sirkulasi menyebabkan bebarapa bagian tubuh tidak tersuplai darah dengan adekuat, termasuk dalam hal ini otot jantung.</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 54pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman"><span>c.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"><font size="3">       </font></span></span>Faktor darah</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 54pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Darah merupakan pengangkut oksigen menuju seluruh bagian tubuh. Jika daya angkut darah berkurang, maka sebagus apapun jalan (pembuluh darah) dan pemompaan jantung maka hal tersebut tidak cukup membantu. Hal-hal yang menyebabkan terganggunya daya angkut darah antara lain: anemia, hipoksemia, dan polisitemia.</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">2. Meningkatnya kebutuhan oksigen tubuh</font></p>
<p style="text-indent:36pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 9pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Pada orang normal meningkatnya kebutuhan oksigen mampu dikompensasi diantaranya dengan meningkatkan denyut jantung untuk meningkatkan COP. Akan tetapi jika orang tersebut telah mengidap penyakit jantung, mekanisme kompensasi justru pada akhirnya makin memperberat kondisinya karena kebutuhan oksigen semakin meningkat, sedangkan suplai oksigen tidak bertambah. </font></p>
<p style="text-indent:36pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 9pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Oleh karena itu segala aktivitas yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan oksigen akan memicu terjadinya infark. Misalnya: aktivtas berlebih, emosi, makan terlalu banyak dan lain-lain. Hipertropi miokard<span>  </span>bisa memicu terjadinya infark karea semakin banyak sel yang harus disuplai oksigen, sedangkan<span>  </span>asupan oksien menurun akibat dari pemompaan yang tidak efektive. </font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><b><font face="Times New Roman">C. FAKTOR RESIKO</font></b></p>
<p style="margin:4.75pt 0;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Secara garis besar terdapat dua jenis factor resiko bagi setiap orang untuk terkena AMI, yaitu factor resiko yang bisa dimodifikasi dan factor resiko yang tidak bisa dimodifikasi.</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 36pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman"><span>a.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"><font size="3">       </font></span></span>Faktor Resiko Yang Dapat Dimodifikasi</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 36pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Merupakan factor resiko yang bisa dikendalikan sehingga dengan intervensi tertentu maka bisa dihilangkan. Yang termasuk dalam kelompok ini diantaranya:</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">Merokok</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Peran rokok dalam penyakit jantung koroner ini antara lain: menimbulkan aterosklerosis; peningkatan trombogenessis dan vasokontriksi; peningkatan tekanan darah; pemicu aritmia jantung, meningkatkan kebutuhan oksigen jantung, dan penurunan kapasitas pengangkutan oksigen</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Merokok 20 batang rokok atau lebih dalam sehari bisa meningkatkan resiko 2-3 kali disbanding yang tidak merokok.</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">Konsumsi alcohol</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Meskipun ada dasar teori mengenai efek protektif alcohol dosis rendah hingga moderat, dimana ia bisa meningkatkan trombolisis endogen, mengurangi adhesi platelet, dan meningkatkan kadar HDL dalam sirkulasi, akan tetapi semuanya masih controversial</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Tidak semua literature mendukung konsep ini, bahkan peningkatan dosis alcohol dikaitkan dengan peningkatan mortalitas cardiovascular karena aritmia, hipertensi sistemik dan kardiomiopati dilatasi.</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">Infeksi</font></p>
<p><font face="Times New Roman">Infeksi <i>Chlamydia pneumoniae </i>, organisme gram negative intraseluler dan penyebab umum penyakit saluran perafasan, tampaknya berhubungan dengan penyakit koroner aterosklerotik<i> </i></font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">Hipertensi sistemik. </font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Hipertens sistemik menyebabkan meningkatnya after load yang secara tidak langsung akan meningkan beban kerja jantung. Kondisi seperti ini akan memicu<span>  </span>hipertropi ventrikel kiri sebagai kompensasi dari meningkatnya after load<span>  </span>yang pada akhirnya meningkatan kebutuhan oksigen jantung. </font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">Obesitas </font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Terdapat hubungan yang erat antara berat badan, peningkatan tekanan darah, peningkatan kolesterol darah, DM tidak tergantung insulin, dan tingkat aktivitas yang rendah.</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">Kurang olahraga</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Aktivitas aerobic yang teratur akan menurunkan resiko terkena penyakit jantung koroner, yaitu sebesar 20-40 %.</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">Penyakit Diabetes</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Resiko terjadinya penyakit jantung koroner pada pasien dengan DM sebesar 2- 4 lebih tinggi dibandingkan orang biasa. </font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Hal ini berkaitan dengan adanya abnormalitas metabolisme lipid, obesitas, hipertensi sistemik, peningkatan trombogenesis (peningkatan tingkat adhesi platelet dan peningkatan trombogenesis).</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 36pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman"><span>b.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"><font size="3">       </font></span></span>Faktor Resiko Yang Tidak Dapat Dimodifikasi</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 36pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Merupakan factor resiko yang tidak bisa dirubah atau dikendalikan, yaitu diantaranya:</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">Usia</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Resiko meningkat pada pria datas 45 tahun dan wanita diatas 55 tahun (umumnnya setelah menopause)</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">Jenis Kelamin</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Morbiditas akibat penyakit jantung koroner (PJK)pada laki-laki dua kali lebih besar dibandingkan pada perempuan, hal ini berkaitan dengan estrogen endogn yang bersifat protective pada perempuan.</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Hal ini terbukti insidensi PJK meningkat dengan cepat dan akhirnya setare dengan laki pada wanita setelah masa menopause</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">Riwayat Keluarga</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Riwayat anggota keluarga sedarah yang mengalami PJK<span>  </span>sebelm usia 70 tahun merupakan factor<span>  </span>resiko independent untuk terjadinya PJK.</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Agregasi PJK keluarga menandakan adanya predisposisi genetic pada keadaan ini.</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Terdapat bukti bahwa riwayat positif pada keluarga mempengaruhi onset penderita PJK pada keluarga dekat</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">RAS</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Insidensi kematian akiat PJK pada orang Asia yang tinggal di Inggris lebih tinggi dibandingkan dengan peduduk local, sedangkan angka yang rendah terdapat pada RAS apro-karibia</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">Geografi</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Tingkat kematian akibat PJK lebih tinggi di Irlandia Utara, Skotlandia, dan bagian Inggris Utara dan dapat merefleksikan perbedaan diet, kemurnian air, merokok, struktur sosio-ekonomi, dan kehidupan urban. </font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">Tipe kepribadian</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Tipe kepribadian A yang memiliki sifat agresif, kompetitif, kasar, sinis, gila hormat, ambisius, dan gampang marah<span>  </span>sangat rentan untuk terkena PJK.</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Terdapat hubungan antara stress dengan abnnormalitas metabolisme lipid.</font></p>
<p style="text-indent:-18pt;margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><font face="Times New Roman">Kelas social</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Tingkat kematian akibat PJK tiga kali lebih tinggi pada pekerja kasar laki-laki terlatih dibandingkan dengan kelompok pekerja profesi (missal dokter, pengacara dll).</font></p>
<p style="margin:4.75pt 0 4.75pt 72pt;" class="TulisanNormal"><font face="Times New Roman">Selain itu frekuensi istri pekerja kasar ternyata 2 kali lebih besar untuk mengalami kematian dini akibat PJK dibandingkan istri pekerja professional/non-manual.</font></p>
<p><b><font face="Times New Roman">C. PATOFISIOLOGI</font></b><font face="Times New Roman"><i>AMI </i><span> </span>terjadi ketika iskemia yang terjadi berlangsung cukup lama <span class="TulisanNormalChar"><span> </span>yaitu lebih dari 30-45 menit sehingga menyebabkan kerusakan seluler yang ireversibel. Bagian jantung yang terkena infark akan berhenti berkontraksi selamanya. </span></font><font face="Times New Roman"><span class="TulisanNormalChar">Iskemia yang terjadi paling banyak disebabkan oleh penyakit arteri koroner/</span><i><a href="http://www.nhlbi.nih.gov/health/dci/Diseases/Cad/CAD_WhatIs.html">coronary artery disease</a> </i><span class="TulisanNormalChar">(CAD). Pada penyakit ini terdapat materi lemak <span> </span>(</span><i>plaque) </i>yang telah terbentuk<span class="TulisanNormalChar"> dalam beberapa tahun di<span>  </span>dalam lumen arteri koronaria (</span><i>arteri yang mensuplay darah dan oksigen pada </i><span class="TulisanNormalChar">jantung) </span></font><span class="TulisanNormalChar"><i><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';">P</span></i></span><i><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">laque </span></i><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';">dapat rupture sehingga menyebabkan terbentuknya bekuan darah pada permukaan </span></span><i><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">plaque.</span></i><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"> Jika bekuan menjadi cukup besar, maka bisa menghambat aliran darah baik total maupun sebagian pada arteri koroner.</span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></span></span></p>
<table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td style="border:medium none #e0dfe3;background-color:transparent;">
<p style="text-align:center;margin:0;" class="MsoNormal" align="center">&nbsp;</p>
</td>
</tr>
</table>
<table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td style="border:medium none #e0dfe3;background-color:transparent;">
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><span style="font-size:9pt;"></span></font></p>
</td>
</tr>
</table>
<p><span style="font-size:11pt;">Terbendungnya aliran darah menghambat darah yang kaya oksigen mencapai bagian otot jantung yang disuplai oleh arteri tersebut. Kurangnya oksigen akan merusak otot jantung. Jika sumbatan itu tidak ditangani dengan cepat, otot jantung ang rusak itu akan mulai mati. </span><span style="font-size:11pt;">Selain disebabkan oleh terbentuknya sumbatan oleh plaque ternyata infark juga bisa terjadi pada orang dengan arteri koroner normal (5%). Diasumsikan bahwa spasme arteri koroner berperan dalam beberapa kasus ini. </span><span style="font-size:11pt;">Spasme yang terjadi bisa dipicu oleh beberapa hal antara lain: mengkonsumsi obat-obatan tertentu; stress emosional; merokok;<span>  </span>dan paparan suhu dingin yang ekstrim</span><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"><span> </span>Spasme bisa terjadi pada pembuluh darah yang mengalami aterosklerotik sehingga bisa menimbulkan oklusi kritis sehingga bisa menimbulkan infark jika terlambat dalam penangananya</span> <font size="3"> </font></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></span></span></p>
<p style="line-height:15pt;"><span style="font-size:11pt;">Letak infark ditentukan juga oleh letak sumbatan arteri koroner yang mensuplai darah ke jantung. Terdapat dua arteri koroner besar yaitu arteri koroner kanan dan kiri. Kemudian arteri koroner kiri bercabang menjadi dua yaitu Desenden Anterior dan arteri sirkumpeks kiri. Arteri koronaria Desenden Anterior kiri berjalan melalui bawah anterior dinding ke arah afeks jantung. Bagian ini menyuplai aliran dua pertiga dari septum intraventrikel, sebagaian besar apeks, dan ventrikel kiri anterior. </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;">Sedangkan cabang sirkumpleks kiri berjalan dari koroner kiri kearah dinding lateral kiri<span>  </span>dan ventrikel kiri. Daerah yang disuplai meliputi atrium kiri, seluruh dinding posterior, dan sepertiga septum intraventrikel posterior.</span><span style="font-size:11pt;">Selanjutnya arteri koroner kanan berjalan dari aorta sisi kanan arteri pulmonal kearah dinding lateral kanan sampai ke posterior jantung. Bagian jantung yang disuplai meliputi: atrium kanan, ventrikel kanan, nodus SA, nodus AV, septum interventrikel posterior superior, bagian atrium kiri, dan permukaan diafragmatik ventrikel kiri. <span> </span></span><span style="font-size:11pt;">Berdasarkan hal diatas maka dapat diketahui jika infark anterior kemungkinan disebabkan gangguan pada cabang desenden anterior kiri, sedangkan infark inferior bisa disebabkan oleh lesi pada arteri koroner kanan.</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;">Berdasarkan ketebalan dinding otot jantung yang terkena maka infark bisa dibedakan menjadi infark transmural dan subendokardial. Kerusakan pada seluruh lapisan miokardiom disebut infark transmural, sedangkan jika hanya mengenai lapisan bagian dalam saja disebut infark subendokardial. </span><span style="font-size:11pt;">Infark miokardium akan mengurangi fungsi ventrikel karena otot yang nekrosis akan kehilangan daya kotraksinya begitupun otot yang mengalami iskemi (disekeliling daerah infark). </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;">Secara fungsional infark miokardium menyebabkan perubahan-perubahan sebagai berikut:</span><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;"><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;">Daya kontraksi menurun; </span><span style="font-size:11pt;">Gerakan dinding abnormal (daerah yang terkena infark akan menonjol keluar saat yang lain melakukan kontraksi); </span><span style="font-size:11pt;">Perubahan daya kembang dinding ventrikel; </span><span style="font-size:11pt;">Penurunan volume sekuncup; </span><span style="font-size:11pt;">Penurunan fraksi ejeksi</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;">Gangguan fungsional yang terjadi tergantung pada beberapa factor dibawah ini: </span><span style="font-size:11pt;">Ukuran infark </span><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;"><span>à</span></span><span style="font-size:11pt;"> jika mencapai 40% bisa menyebabkan syok kardiogenik; </span><span style="font-size:11pt;">Lokasi Infark </span><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;"><span>à</span></span><span style="font-size:11pt;">dinding anterior mengurangi fungsi mekanik jantung lebih besar dibandingkan jika terjadi pada bagian inferior; </span><span style="font-size:11pt;">Sirkulasi kolateral </span><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;"><span>à</span></span><span style="font-size:11pt;"> berkembang sebagai respon terhadap iskemi kronik dan hiperferfusi regional untuk memperbaiki aliran darah yang menuju miokardium. Sehingga semakin banyak sirkulasi kolateral, maka gangguan yang terjadi minimal;</span><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;"><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;">Mekanisme kompensasi </span><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;"><span>à</span></span><span style="font-size:11pt;"> bertujuan untuk mempertahankan curah jantung dan perfusi perifer. Gangguan akan mulai terasa ketika mekanisme kompensasi jantung tidak berfungsi dengan baik.</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><b><span style="font-size:11pt;">D. MEKANISME KLINIS</span></b></p>
<p><b><span style="font-size:11pt;"></span></b><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Tidak semua serangan mulai secara tiba-tiba disertai nyeri yang sangat parah seperti yang sering kita lihat pada tayangan TV atau sinema. Tanda dan gejala dari serangan jantung tiap orang tidak sama. Banyak serangan jantung berjalan lambat sebagai nyeri ringan atau perasaan tidak nyaman. Bahkan beberapa orang tanpa gejala sedikitpun (dinamakan </span></span><i><span style="font-size:11pt;">silent heart attack</span></i><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">)</span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Akan tetapi pada umumnya serangan AMI ini ditandai oleh beberapa hal berikut:</span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">  </span></span></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"><b>Nyeri Dada</b></span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Mayoritas pasien AMI (90%) datang dengan keluhan <span> </span>nyeri dada. Perbedaan dengan nyeri pada angina adalah nyer pada AMI lebih panjang yaitu minimal 30 menit, sedangkan pada angina kurang dari itu. Disamping itu pada angina biasanya nyeri akan hilang dengan istirahat akan tetapi pada infark tidak.</span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Nyeri dan rasa tertekan pada dada itu bisa disertai dengan keluarnya keringat dingin atau perasaan takut. </span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Meskipun AMI memiliki ciri nyeri yang khas yaitu menjalar ke lengan kiri, bahu, leher sampai ke epigastrium, akan tetapi pada orang tertentu nyeri yang terasa hanya sedikit. Hal tersebut biasanya terjadi pada manula, atau penderita DM berkaitan dengan neuropathy. </span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"><b>Sesak Nafas </b></span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Sesak nafas bisa disebabkan oleh peningkatan mendadak tekanan akhir diastolic ventrikel kiri, disamping itu perasaan cemas bisa menimbulkan hipervenntilasi.</span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Pada infark yang tanpa gejala nyeri, sesak nafas merupakan tanda adanya<span>  </span>disfungsi ventrikel kiri yang bermakna </span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"><span>c.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Gejala Gastrointestinal</span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Peningkatan aktivitas vagal menyebabkan mual dan muntah, dan biasanya lebih sering pada infark inferior, dan stimulasi diafragma pada infak inferior juga bisa menyebabkan cegukan </span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"><span>d.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Gejala Lain</span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Termasuk palpitasi, rasa pusing, atau sinkop dari aritmia ventrikel, dan gejala akibat emboli arteri (misalnya stroke, iskemia ekstrimitas)</span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"></span></span><span class="TulisanNormalChar"><b><span style="font-size:11pt;">G. PEMERIKSAAN FISIK </span></b></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><b><span style="font-size:11pt;"></span></b></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"><span>a.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Tampilan Umum</span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Pasien tampak pucat, berkeringat, dan gelisah akibat aktivitas simpatis berlebihan. Pasien juga tampak sesak. Demam derajat sedang (&lt; 38 C) bisa timbul setelah 12-24 jam pasca infark</span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"><span>b.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Denyut Nadi dan Tekanan Darah </span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Sinus takikardi (100-120 x/mnt) terjadi pada sepertiga pasien, biasanya akan melambat dengan pemberian analgesic yang adekuat.</span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Denyut jantung yang rendah mengindikasikan adanya sinus bradikardi atau blok jantung sebagai komplikasi dari infark. </span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Peningkatan TD moderat merupakan akibat dari pelepasan kotekolamin.</span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Sedangkan jika terjadi hipotensi maka hal tersebut merupakan akibat dari<span>  </span>aktivitas vagus berlebih, dehidrasi, infark ventrikel kanan, atau tanda dari syok kardiogenik.</span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"><span>c.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Pemeriksaan jantung</span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Terdangar bunyi jantung S4 dan S3 , atau mur-mur. Bunyi gesekan perikard jarang terdengar hingga hari ke dua atau ketiga atau lebih lama lagi (hingga 6 minggu) sebagai gambatan dari <i>sindrom Dressler</i>.</span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"><span>d.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Pemeriksaan paru</span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"></span></span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Ronkhi akhir pernafasan bisa terdengar, walaupun mungkin tidak terdapat gambaran edema paru pada radiografi. Jika terdapat edema paru, maka hal itu merupakan komplikasi infark luas, biasanya anterior.</span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;"></span></span><span class="TulisanNormalChar"><b><span style="font-size:11pt;">H. PEMERIKSAAN PENUNJANG</span></b></span><span style="font-size:11pt;">Penegakan diagnosa serangan jantung berdasarkan gejala, riwayat kesehatan prbadi dan kelarga, serta hasil test diagnostic. </span></p>
<h3><i><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;color:windowtext;font-family:'Times New Roman';">a. EKG (Electrocardiogram) </span></i></h3>
<p style="margin:0 0 0 18pt;" class="paragraf">Pada EKG 12 lead, jaringan iskemik tetapi masih berfungsi akan menmghasilkan perubahan gelombang T, menyebabkan inervasi saat aliran listrik diarahkan<span>  </span>menjauh dari jaringan iskemik, lebih serius lagi, jaringan iskemik akan mengubah segmen ST menyebabkan depresi ST.</p>
<p align="left"> <span>Pada infark, miokard yang mati tidak<span>  </span>mengkonduksi listrik dan gagal untuk repolarisasi secara normal, mengakibatkan elevasi segmen ST. Saat nekrosis terbentuk, dengan penyembuhan cincin iskemik disekitar area nekrotik, gelombang Q terbentuk. Area nekrotik adalah jaringan parut yang tak aktif secara elektrikal, tetapi zona nekrotik akan menggambarkan perubahan gelombang T saat iskemik terjasi lagi. Pada awal infark miokard, elevasi ST disertai dengan gelombang T tinggi. Selama berjam-jam atau berhari-hari berikutnya, gelombang T membalik. Sesuai dengan umur infark miokard, gelombang Q menetap dan segmen ST kembali normal.</span><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p align="center"><span style="font-size:11pt;"></span><b><i><span style="font-size:11pt;">Gambaran spesifik pada rekaman EKG</span></i></b></p>
<table style="border:medium none;border-collapse:collapse;margin:auto auto auto 23.4pt;" class="MsoTableGrid" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:122.4pt;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="163">
<p style="text-align:center;margin:0;" class="MsoNormal" align="center"><b><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">Daerah infark</font></span></b></p>
</td>
<td style="width:292.6pt;background-color:transparent;border-color:windowtext windowtext windowtext #e0dfe3;border-style:solid solid solid none;border-width:1pt 1pt 1pt medium;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="390"><b><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">Perubahan EKG</font></span></b></td>
</tr>
<tr>
<td style="width:122.4pt;background-color:transparent;border-color:#e0dfe3 windowtext windowtext;border-style:none solid solid;border-width:medium 1pt 1pt;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="163"><b><i><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">Anterior</font></span></i></b></td>
<td style="width:292.6pt;background-color:transparent;border-color:rgb(224,;border-style:none solid solid none;border-width:medium 1pt 1pt medium;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="390"><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">Elevasi segmen ST pada lead V3 -V4, perubahan resiprokal (depresi ST) pada lead II, III, aVF.</font></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="width:122.4pt;background-color:transparent;border-color:#e0dfe3 windowtext windowtext;border-style:none solid solid;border-width:medium 1pt 1pt;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="163"><b><i><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">Inferior</font></span></i></b></td>
<td style="width:292.6pt;background-color:transparent;border-color:rgb(224,;border-style:none solid solid none;border-width:medium 1pt 1pt medium;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="390"><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">Elevasi segmen T pada lead II, III, aVF, perubahan resiprokal (depresi ST) V1 – V6, I, aVL.</font></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="width:122.4pt;background-color:transparent;border-color:#e0dfe3 windowtext windowtext;border-style:none solid solid;border-width:medium 1pt 1pt;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="163"><b><i><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">Lateral</font></span></i></b></td>
<td style="width:292.6pt;background-color:transparent;border-color:rgb(224,;border-style:none solid solid none;border-width:medium 1pt 1pt medium;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="390"><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">Elevasi segmen ST pada I, aVL, V5 – V6.</font></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="width:122.4pt;background-color:transparent;border-color:#e0dfe3 windowtext windowtext;border-style:none solid solid;border-width:medium 1pt 1pt;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="163"><b><i><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">Posterior</font></span></i></b></td>
<td style="width:292.6pt;background-color:transparent;border-color:rgb(224,;border-style:none solid solid none;border-width:medium 1pt 1pt medium;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="390"><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">Perubahan resiprokal (depresi ST) pada II, III, aVF, terutama gelombang R pada V1 – V2.</font></span></td>
</tr>
<tr>
<td style="width:122.4pt;background-color:transparent;border-color:#e0dfe3 windowtext windowtext;border-style:none solid solid;border-width:medium 1pt 1pt;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="163"><b><i><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">Ventrikel kanan</font></span></i></b></td>
<td style="width:292.6pt;background-color:transparent;border-color:rgb(224,;border-style:none solid solid none;border-width:medium 1pt 1pt medium;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="390"><span style="font-size:11pt;"><font face="Times New Roman">Perubahan gambaran dinding inferior</font></span></td>
</tr>
</table>
<p><span></span></p>
<h3><i><span style="font-weight:normal;font-size:11pt;color:windowtext;font-family:'Times New Roman';">b. Test Darah </span></i></h3>
<p><span style="font-size:11pt;">Selama serangan, sel-sel otot jantung mati dan pecah sehingga protein-protein tertentu keluar masuk aliran darah. </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><b><i><span style="font-size:11pt;">Kreatinin Pospokinase (CPK)</span></i></b><span style="font-size:11pt;"> termasuk dalam hal ini CPK-MB <span> </span>terdetekai setelah 6-8 jam, mencapai puncak setelah 24 jam dan kembali menjadi normal setelah 24 jam berikutnya.</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><b><i><span style="font-size:11pt;">LDH (Laktat Dehidrogenisasi)</span></i></b><span style="font-size:11pt;"> terjadi pada tahap lanjut infark miokard yaitu setelah 24 jam kemudian mencapai puncak<span>  </span>dalam 3-6 hari. Masih dapat dideteksi sampai dengan 2 minggu.</span><span style="font-size:11pt;">Iso enzim LDH lebih spesifik dibandingkan CPK-MB akan tetapi penggunaan klinisnya masih kalah akurat dengan nilai Troponin, terutama Troponin T. </span><span style="font-size:11pt;">Seperti yang kita ketahui bahwa ternyata isoenzim CPK-MB maupun LDH selain ditemukan pada otot jantung juga bisa ditemukan pada otot skeletal.</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><b><i><span style="font-size:11pt;">Troponin T &amp;<span>  </span>I</span></i></b><span style="font-size:11pt;"> merupakan protein merupakan tanda paling<span>  </span>spesifik cedera otot jantung, terutama Troponin T (TnT)</span><span style="font-size:11pt;">Tn T sudah terdeteksi 3-4 jam pasca kerusakan miokard<span>  </span>dan masih tetap tinggi<span>  </span>dalam serum selama 1-3 minggu.</span><span style="font-size:11pt;">Pengukuran serial enzim jantung diukur setiap selama tiga hari pertama; peningkatan bermakna jika nilainya 2 kali batas tertinggi nilai normal. </span><i><span style="font-size:11pt;"><span> </span></span></i></p>
<p><i><span style="font-size:11pt;"><span></span>c. Coronary Angiography </span></i></p>
<p><i><span style="font-size:11pt;"></span></i><span style="font-size:11pt;"><a href="http://www.nhlbi.nih.gov/health/dci/Diseases/ca/ca_whatis.html">Coronary angiography</a><span class="TulisanNormalChar"> merupakan pemeriksaan khusus dengan sinar x pada jantung dan pembuluh darah. Sering dilakukan selama serangan untuk menemukan letak sumbatan pada arteri koroner. </span></span><span style="font-size:11pt;">Dokter memasukan kateter melalui arteri pada lengan atau paha menujua jantung. Prosedur ini dinamakan kateterisasi jantung, yang merupakan bagian dari angiografi koroner </span><span style="font-size:11pt;">Zat kontras yang terlihat melalui sinar x diinjeksikan melalui ujung kateter pada aliran darah. Zat kontras itu<span>  </span>memingkinkan dokter dapat mempelajari aliran darah yang melewati pembuluh darah dan jantung </span><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;">Jika ditemukan sumbatan, tindakan lain yang dinamakan<span>  </span></span></span><span style="font-size:11pt;"><a href="http://www.nhlbi.nih.gov/health/dci/Diseases/Angioplasty/Angioplasty_WhatIs.html">angioplasty</a><span class="TulisanNormalChar">, dpat dilakukan untuk memulihkan aliran darah pada arteri tersebut. Kadang-kadang akan<span>  </span>ditempatkan </span><a href="http://www.nhlbi.nih.gov/health/dci/Diseases/stents/stents_whatis.html">stent</a><span class="TulisanNormalChar"> (pipa kecil yang berpori) dalam arteri untuk menjaga arteri tetap terbuka. </span></span></p>
<h1><span style="font-size:11pt;color:windowtext;font-family:'Times New Roman';">PENANGANAN</span></h1>
<p><span style="font-size:11pt;">Tujuan dari penanganan pada infark miokard adalah menghentikan perkembangan serangan jantung, menurunkan beban kerja jantung (memberikan kesempatan untuk penyembuhan) dan mencegah komplikasi lebih lanjut.</span><span style="font-size:11pt;">Berikut ini adalah penanganan yang dilakukan pada pasien dengan AMI:</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;">Berikan oksigen meskipun kadar oksigen darah normal. Persediaan oksigen yang melimpah untuk jaringan, dapat menurunkan beban kerja jantung. Oksigen yang diberikan 5-6 L /menit melalu binasal kanul.</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;">pasang monitor kontinyu EKG segera, karena aritmia yang mematikan dapat terjadi dalam jam-jam pertama pasca serangan</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;">.</span><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:black;">Pasien dalam kondisi bedrest untuk menurunkan kerja jantung sehingga mencegah kerusakan otot jantung lebih lanjut. Mengistirahatkan jantung berarti memberikan kesempatan kepada sel-selnya untuk memulihkan diri</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;color:black;">.</span><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;">Pemasangan IV line untuk memudahkan pemberan obat-obatan dan nutrisi yang diperlukan. Pada awal-awal serangan pasien tidak diperbolehkan mendapatkan asupa nutrisi lewat mulut karena akan meningkatkan kebutuhan tubuh erhadap oksigen sehingga bisa membebani jantung.</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"> </span><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;">Pasien yang dicurigai atau dinyatakan mengalami infark seharusnya mendapatkan aspirin (antiplatelet) <span> </span>untuk mencegah pembekuan darah. Sedangkan bagi pasien yang elergi terhadap aspirin dapat diganti dengan clopidogrel.</span></p>
<ul>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Nitroglycerin dapat diberikan <span> </span>untuk menurunkan beban kerja jantung dan memperbaiki aliran darah yang melalui arteri koroner. Nitrogliserin juga dapat membedakan apakah ia Infark atau Angina, pada infark biasanya nyeri tidak hilang dengan pemberian nitrogliserin.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Morphin merupakan antinyeri narkotik paling poten, akan tetapi sangat mendepresi aktivitas pernafasan, sehingga tdak boleh digunakan pada pasien dengan riwayat gangguan pernafasan. Sebagai gantinya maka digunakan petidin</span></li>
</ul>
<p><span style="font-size:11pt;">Pada prinsipnya jika mendapatkan korban yang dicurigai mendapatkan serangan jantung, segera hubungi 118 untuk mendapatkan pertolongan segera. Karena terlambat 1-2 menit saa nyawa korban mungkin tidak terselamatkan lagi. </span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Obat-obatan yang digunakan pada pasien dengan AMI diantaranya: </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><span style="font-size:11pt;">Obat-obatan trombolitik</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;">Obat-obatan ini ditujukan untuk memperbaiki kembali airan darah pembuluh darah koroner, sehingga referfusi dapat mencegah kerusakan miokard lebih lanjut. </span><span style="font-size:11pt;">Obat-obatan ini digunakan untuk melarutkan bekuan darah yang menyumbat arteri koroner. Waktu paling efektive pemberiannya adalah 1 jam stelah timbul gejal pertama dan tidak boleh lebih dari 12 jam pasca serangan. Selain itu tidak boleh diberikan pada pasien diatas 75 tahun </span><span style="font-size:11pt;">Contohnya adalah streptokinase</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;"><span>2.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><span style="font-size:11pt;">Beta Blocker</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;">Obat-obatan ini menrunkan beban kerja jantung. Bisa juga digunakan untuk mengurangi nyeri dada atau ketidaknyamanan dan juga mencegah serangan jantung tambahan. Beta bloker juga bisa<span>  </span>digunakan untuk memperbaiki aritmia. </span><span style="font-size:11pt;">Terdapat dua jenis yaitu <i>cardioselective </i>(metoprolol, atenolol, dan acebutol) dan <i>non-cardioselective </i>(propanolol, pindolol, dan nadolol)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;"><span>3.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><span style="font-size:11pt;">Angiotensin-Converting Enzyme (ACE) </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;">Inhibitors</span><span style="font-size:11pt;">Obat-obatan ini menurunkan tekanan darah dan mengurangi cedera pada otot jantung. Obat ini juga dapat digunakan untuk memperlambat kelemahan pada otot jantung. </span><span style="font-size:11pt;">Misalnya captropil </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;"><span>4.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><span style="font-size:11pt;">Obat-obatan antikoagulan</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;">Obat- obatan ini mengencerkan darah dan mencegah pembentukan bekuan darah pada arteri. </span><span style="font-size:11pt;">Missal: heparin dan enoksaparin.</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;"><span>5.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><span style="font-size:11pt;">Obat-obatan Antiplatelet </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;">Obat-obatan ini (misal aspirin dan clopidogrel) menghentikan platelet untuk membentuk bekuan yang tidak diinginkan. </span><b><span style="font-size:11pt;"> </span></b></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Jika obat-obatan tidak mampu menangani/menghentikan serangan jantung., maka dpat dilakukan tindakan medis, yaitu antara lain</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;">a. Angioplasti</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;">Tindakan non-bedah ini dapat dilakukan dengan membuka arteri koroner yang tersumbat oleh bekuan darah. Selama angioplasty kateter dengan balon pada ujungnya dimasukan melalui pembuluh darah menuju arteri koroner yang tersumbat. Kemudian balon dikembangkan untuk mendorong plaq melawan dinding arteri. Melebarnya bagian dalam arteri akan mengembalikan aliran darah.</span><span style="font-size:11pt;">Pada angioplasti, dapat diletakan tabung kecil (stent) dalam arteri yang tersumbat sehingga menjaganya tetap terbuka.<span>  </span>Beberapa stent biasanya dilapisi obat-obatan yang mencegah terjadinya bendungan ulang pada arteri. </span><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;">b. CABG (Coronary Artery Bypass Grafting)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;">Merupakan tindakan pembedahan dimana arteri atau vena diambil dari bagian tubuh lain kemudian disambungkan untuk membentuk jalan pintas melewati arteri koroner yang tersumbat. Sehingga menyediakan jalan baru untuk aliran darah yang menuju sel-sel otot jantung. </span><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;">Setelah pasien kembali<span>  </span>ke rumah maka penanganan tidak berhenti, terdapat beberapa hal<span>  </span>yang perlu diperhatikan:</span></p>
<ul>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Mematuhi manajemen terapi lanjutan dirumah baik berupa obat-obatan maupn mengikuti program rehabilitasi.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Melakukan upaya perubahan gaya hidup sehat yang bertujuan untuk menurunkan kemungkinan kekambuhan, misalnya antara lain: menghindari merokok, menurunkan BB, merubah dit, dan meningatkan aktivitas fisik.</span></li>
</ul>
<p><span style="font-size:11pt;"> </span><b><span style="font-size:11pt;">DIAGNOSA KEPERAWATAN</span></b></p>
<p><b><span style="font-size:11pt;"></span></b><span style="font-size:11pt;">Diagnosa keperawatan yang bisa muncul diantaranya:</span><b><span style="font-size:11pt;"> </span></b></p>
<p><b><span style="font-size:11pt;"></span></b><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';">Ketidakefektifan pola nafas bd.</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';">Kecemasan</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';">Hiperventilasi</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"><span>2.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';">Penurunan cardiac out put bd</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';">Gangguan stroke volume (preload, afterload, kontraktilitas)</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"><span>3.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';">Nyeri akut bd</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span><span style="font-size:11pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';">Agen injuri (fisik)</span><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"> </span><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"><span> </span></span><font size="3"> </font></p>
<p><b><font size="3"><i>Referensi :</i></font></b></p>
<p><span style="font-size:11pt;">Hudak &amp; Gallo, 1995, Keperawatan Kritis: Pendekatan Holistik, EGC : Jakarta</span><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;">NANDA, Nursing Diagnoses: Definitions &amp; Classification 2001-2002 , Philadelphia</span></p>
<p><span style="font-size:11pt;"></span><span style="font-size:11pt;"> </span><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';">&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;, Acute Miocard Infark, down load from <a href="http://www.healthatoz.com/">www.healthatoz.com</a> 12 September 2007</span><font size="3"> </font><img src="http://onepe.wordpress.com/wp-admin/" border="0" height="1" width="1" /></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></p>
<p><span class="TulisanNormalChar"><span style="font-size:11pt;font-family:'Times New Roman';"></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/onepe.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/onepe.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onepe.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onepe.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onepe.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onepe.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onepe.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onepe.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onepe.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onepe.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onepe.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onepe.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=13&subd=onepe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onepe.wordpress.com/2007/09/17/gagal-nafas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a8379a17bce6be6d4d537a523127435b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onepe</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://onepe.wordpress.com/wp-admin/" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Surat Cinta dari Allah</title>
		<link>http://onepe.wordpress.com/2007/07/19/surat-cinta-dari-allah/</link>
		<comments>http://onepe.wordpress.com/2007/07/19/surat-cinta-dari-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jul 2007 03:58:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onepe</dc:creator>
				<category><![CDATA[INSPIRING WORDS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onepe.wordpress.com/2007/07/19/surat-cinta-dari-allah/</guid>
		<description><![CDATA[Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada KU, walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKU atau bersyukur kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin &#8230;&#8230;
Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja &#8230;&#8230;.
AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=10&subd=onepe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada KU, walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKU atau bersyukur kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin &#8230;&#8230;</p>
<p>Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja &#8230;&#8230;.</p>
<p>AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU  tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKU, tetapi engkau terlalu sibuk &#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama<br />
lima belas menit tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU Melihat engkau menggerakkan kakimu. AKU berfikir engkau akan berbicara kepadaKU tetapi engkau berlari ke telephone dan menghubungi seorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru.</p>
<p>AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepadaKU.</p>
<p>Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepadaKU, itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu.<br />
Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKU dengan lembut sebelum menyantap rizki yang AKU berikan, tetapi engkau tidak melakukannya &#8230;&#8230;.</p>
<p>Masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau pulang kerumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan.</p>
<p>Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV,<br />
engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yg ditampilkan. Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKU &#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ketempat tidur dan tertidur tanpa sepatahpun namaKU, kau sebut. Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu.</p>
<p>AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari.<br />
AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain. AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU menantikan sepatah kata, do&#8217;a, pikiran atau syukur dari hatimu.</p>
<p>Keesokan harinya &#8230;&#8230; engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk menyapaKU &gt; &#8230;&#8230;..Tapi yang KU tunggu &#8230;&#8230;.. tak kunjung tiba &#8230;&#8230; tak juga kau menyapaKU.</p>
<p>Subuh &#8230;&#8230;.. Dzuhur &#8230;&#8230;. Ashar &#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Maghrib &#8230;&#8230;&#8230; Isya dan Subuh kembali, kau masih mengacuhkan AKU &#8230;.. tak ada sepatah kata, tak ada seucap do&#8217;a, dan tak ada rasa, tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaKU &#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Apa salahKU padamu &#8230;&#8230; wahai UmmatKU ?????<br />
Rizki yang KU limpahkan, kesehatan yang KU berikan, harta yang KU relakan, makanan yang KU hidangkan, anak-anak yang KUrahmatkan, apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepadaKU &#8230;&#8230;&#8230;&#8230; !!!!!!!</p>
<p>Percayalah AKU selalu mengasihimu, dan AKU tetap berharap suatu saat engkau akan menyapa KU, memohon perlindungan KU, bersujud menghadap KU &#8230;&#8230;</p>
<p>Yang selalu menyertaimu setiap saat &#8230;&#8230;..</p>
<p>Big thanks for: <em>an_nisa &lt;purple_full@yahoo.com</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/onepe.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/onepe.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onepe.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onepe.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onepe.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onepe.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onepe.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onepe.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onepe.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onepe.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onepe.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onepe.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=10&subd=onepe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onepe.wordpress.com/2007/07/19/surat-cinta-dari-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a8379a17bce6be6d4d537a523127435b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onepe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nikmat Yang Terbuang</title>
		<link>http://onepe.wordpress.com/2007/07/19/nikmat-yang-terbuang/</link>
		<comments>http://onepe.wordpress.com/2007/07/19/nikmat-yang-terbuang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jul 2007 01:47:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onepe</dc:creator>
				<category><![CDATA[INSPIRING WORDS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onepe.wordpress.com/2007/07/19/nikmat-yang-terbuang/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang istri bertanya pada suaminya, &#8221; Sayang&#8230; menurutmu makanan apa yang paling enak didunia ini&#8230;&#8221;
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=4&subd=onepe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seorang istri bertanya pada suaminya, &#8221; Sayang&#8230; menurutmu makanan apa yang paling enak didunia ini&#8230;&#8221;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/onepe.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/onepe.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onepe.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onepe.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onepe.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onepe.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onepe.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onepe.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onepe.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onepe.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onepe.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onepe.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=4&subd=onepe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onepe.wordpress.com/2007/07/19/nikmat-yang-terbuang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a8379a17bce6be6d4d537a523127435b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onepe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ku beli surga-Mu dengan Amalku</title>
		<link>http://onepe.wordpress.com/2007/07/18/cobard/</link>
		<comments>http://onepe.wordpress.com/2007/07/18/cobard/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2007 15:22:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>onepe</dc:creator>
				<category><![CDATA[INSPIRING WORDS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://onepe.wordpress.com/2007/07/18/cobard/</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu tempat dan sebuah zaman jauh sebelum kedatangan Rosulullah SAW, hiduplah seorang manusia yang menghabiskan hampir seluruh umurnya untuk mengabdi kepada Allah semata. Setiap hembusan nafas, bahkan setiap detakan jantungnya seolah diselimuti oleh alunan zikir yang tak pernah berhenti mengalir.
Sungguh sebuah pengabdian yang mencengangkan. Usia saat itu manusia masih sangat panjang. Demikian pula dengan orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=3&subd=onepe&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://onepe.files.wordpress.com/2007/07/api-allah.jpg" title="api-allah.jpg"></a>Pada suatu tempat dan sebuah zaman jauh sebelum kedatangan Rosulullah SAW, hiduplah seorang manusia yang menghabiskan hampir seluruh umurnya untuk mengabdi kepada Allah semata. Setiap hembusan nafas, bahkan setiap detakan jantungnya seolah diselimuti oleh alunan zikir yang tak pernah berhenti mengalir.</p>
<p>Sungguh sebuah pengabdian yang mencengangkan. Usia saat itu manusia masih sangat panjang. Demikian pula dengan orang tersebut, ia habiskan 500 tahun masa hidupnya untuk pengabdian tersebut. Ia berharap dengan banyaknya amalan yang ia peroleh, maka Syurga yang Allah janjikan akan ia dapatkan dengan mudah.</p>
<p>Hingga pada suatu saat ia meninggalkan alam fana ini.  Ketika sudah berada di alam akhirat, Allah SWT berkata padanya :&#8221; Wahai hamba-Ku, masuklah kamu karena Rahmat-Ku&#8221;. Ahli ibadah itu kaget, bukankah ia masuk surga karena amal ibadah dia yang banyak. Tidak terima dengan hal itu ia pun berkata:&#8221;Tidak ya Allah, hamba masuk kedalam surga-Mu karena amal-amalku&#8221;.  Allah pun mengulang firman-Nya:&#8221;Tidak wahai hamba-Ku, engkau masuk ke dalam surga karena rahmat-Ku&#8221;. Kembali ahli ibadah itu menyangkal: &#8220;Tidak wahai Tuhanku, hamba mendapatkan surga karena amalanku&#8221;. Percakapan itu berulang sampai tiga kali</p>
<p>Sampai kemudian Allah berkata: &#8220;Baiklah jika kamu tetap pada pendirianmu, timbanglah <strong>seluruh amalan</strong> yang pernah engkau lakukan dengan <strong>salah satu nikmat</strong> yang pernah Aku berikan kepadamu, yaitu nikmat kemampuan melihat&#8221;. Malaikatpun menimbangnya, dan hasilnya membuat ahli ibadah tersebut tercengang. Bagaimana tidak, amal ibadah yang selama ini ia bangga-banggakan ternyata jauh lebih sedikit dibandingkan dengan salah satu nikmat saja dari Allah. Bagaimana jika dibandingkan dengan seluruh kenikmatan yang pernah ia dapatkan.</p>
<p>Hanya sesal yang kini tersisa, atas kesombongan yang pernah ia lakukan. Allah pun  memerintahkan malaikat untuk melemparkannya ke Neraka. Naudzubillah himindzalik.</p>
<p> Sungguh kasih sayang Allah tiada terbatas.  Hanya kesombongan yang membuat ia tergelincir ke jurang kenistaan</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/onepe.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/onepe.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/onepe.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/onepe.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/onepe.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/onepe.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/onepe.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/onepe.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/onepe.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/onepe.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/onepe.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/onepe.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=onepe.wordpress.com&blog=1385660&post=3&subd=onepe&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://onepe.wordpress.com/2007/07/18/cobard/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a8379a17bce6be6d4d537a523127435b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">onepe</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>